PWI Sumbar Dukung Penuh Pengusulan Udin Jadi Pahlawan Nasional.

0
13

PWI Sumbar Dukung Penuh Pengusulan Udin Jadi Pahlawan Nasional

PADANG, MK News – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat secara resmi menyatakan dukungannya terhadap upaya pengusulan jurnalis Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin sebagai Pahlawan Nasional. Dukungan ini disampaikan menyusul langkah konkret yang telah diambil oleh PWI Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam membentuk Tim Ad Hoc dan mempersiapkan dokumen persyaratan ke Kementerian Dalam Negeri.

Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies, menyatakan bahwa perjuangan Udin dalam membela kebenaran melalui karya jurnalistiknya merupakan cerminan idealisme seorang wartawan yang patut diabadikan dalam sejarah bangsa.

Menghargai Pengorbanan Seorang Jurnalis
“Udin adalah simbol keberanian. Ia gugur bukan karena kejahatan biasa, tetapi karena karyanya yang kritis dan berpihak pada rakyat kecil. PWI Sumbar sepenuhnya mendukung apa yang dilakukan rekan-rekan kami di PWI DIY,” ujar Widya Navies, dalam keterangannya, Minggu (16/8).

PWI Sumbar menilai, pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Udin akan menjadi preseden penting bagi perlindungan dan penghormatan terhadap profesi wartawan di Indonesia, terutama mereka yang bertugas di daerah-daerah rawan konflik atau menghadapi tekanan kekuasaan.

Sejarah Kelam yang Harus Diingat
Fuad Muhammad Syafruddin (Udin), wartawan harian Bernas Yogyakarta, ditemukan meninggal dunia pada Agustus 1996 setelah sebelumnya mengalami penyiksaan akibat tulisan-tulisannya yang mengkritik penguasa setempat. Kasus ini sempat menjadi sorotan internasional dan memicu gerakan “Keadilan untuk Udin” yang bergema hingga kini.

Meski beberapa pelaku telah dihukum, banyak pihak merasa bahwa hukuman tersebut belum sebanding dengan nyawa yang hilang dan dampak sistemik terhadap kebebasan pers saat itu.

Dukungan Nasional yang Terus Bergulir
Selain PWI Sumbar dan PWI DIY, dukungan juga mengalir dari PWI Aceh dan berbagai organisasi masyarakat sipil. Nama Udin bahkan telah diabadikan sebagai nama Aula Gedung PWI DIY sebagai bentuk penghormatan sementara menunggu keputusan pemerintah pusat.

“Pengorbanan Udin harus menjadi inspirasi berkelanjutan bagi jurnalis muda di seluruh Indonesia, termasuk di Sumatera Barat. Kami siap membantu menyediakan data atau kesaksian jika diperlukan dalam proses verifikasi di tingkat pusat,” tambah pengurus PWI Sumbar.

Menanti Keputusan Pemerintah
Kini, bola berada di tangan pemerintah melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Publik berharap agar usulan ini dapat segera diproses sehingga Udin dapat menerima gelar Pahlawan Nasional, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat jaminan keamanan bagi para pekerja pers di masa depan.

(HT/Redaksi MK News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here