Dari Pasaman Menuju OKK PWI Sumbar 2026, Media Kriminalitas Siapkan Pewarta Profesional
PASAMAN — Langkah menuju profesionalisme jurnalistik terus dipersiapkan Media Kriminalitas Pasaman. Sejumlah pewarta dari media tersebut akan mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Kewirausahaan (OKK) PWI Sumatera Barat 2026 yang menjadi salah satu momentum penting dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi insan pers.
Persiapan menuju OKK dilakukan dengan membangun kesiapan peserta, baik dari sisi administrasi maupun pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai wartawan. Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebatas orientasi organisasi, tetapi menjadi bekal bagi peserta dalam menjalankan kerja jurnalistik di lapangan.
Di tengah derasnya arus informasi digital, tantangan wartawan semakin kompleks. Kecepatan dalam memperoleh dan menyampaikan informasi harus berjalan beriringan dengan akurasi, verifikasi, keberimbangan, serta kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
Bagi Media Kriminalitas Pasaman, keikutsertaan dalam OKK PWI Sumbar 2026 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pewarta. Wartawan dituntut tidak hanya mampu menghasilkan berita, tetapi juga memahami batas-batas profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.
“Selamat mengikuti OKK PWI Sumbar 2026. Jaga nama baik media, junjung tinggi etika jurnalistik, dan teruslah belajar menjadi pewarta yang profesional” ujar Zulfitri, Kabiro Media Kriminalitas Pasaman.
Ketua PWI Pasaman juga mengingatkan agar anggota yang mengikuti OKK dapat menjaga nama baik daerah dan organisasi selama kegiatan berlangsung.
“Bawa nama baik Pasaman, jaga sikap, kedepankan etika, dan tunjukkan bahwa wartawan dari Pasaman memiliki semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri,” tegasnya.
OKK juga diharapkan menjadi ruang pembelajaran bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai organisasi kewartawanan, etika profesi, teknik jurnalistik, serta tanggung jawab sosial media dan wartawan kepada masyarakat.
Kehadiran peserta dari Pasaman sekaligus menunjukkan adanya semangat untuk meningkatkan kapasitas pewarta di daerah. Kompetensi menjadi modal penting agar produk jurnalistik yang dihasilkan mampu memberikan informasi yang bermanfaat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ke depan, peserta yang mengikuti OKK diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas jurnalistik sehari-hari. Terutama dalam melakukan peliputan isu-isu publik yang membutuhkan ketelitian, keberanian, sekaligus tanggung jawab.
Bagi Media Kriminalitas Pasaman, perjalanan menuju OKK PWI Sumbar 2026 bukan sekadar agenda organisasi. Ini menjadi bagian dari proses membangun budaya kerja jurnalistik yang lebih profesional.
Dari Pasaman, langkah itu dimulai. Menuju OKK PWI Sumbar 2026, membawa semangat untuk terus belajar, memperkuat kompetensi, dan menjaga marwah profesi jurnalistik.
(Rahman Taher/Pewarta MK News)





















