OKK PWI Sumbar Angkatan l,2026 ditutup Wartawan fropesional ,Beretika dan Berintegritas.

0
38

OKK PWI Sumbar Angkatan I 2026 Ditutup: Wartawan Profesional, Beretika dan Berintegritas

PADANG — Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Sumatera Barat Angkatan I Tahun 2026 resmi ditutup, Sabtu (15/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 14–15 Agustus 2026, menjadi momentum penting dalam meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta pemahaman etika bagi para peserta.

OKK PWI Sumbar Angkatan I tahun 2026 diikuti 52 orang wartawan dari berbagai daerah di Sumatera Barat. Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan terkait dunia jurnalistik, kode etik jurnalistik, organisasi PWI, serta berbagai aspek yang berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan profesinya.

Dalam penutupan, peserta diingatkan bahwa perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) tidak boleh menggeser nilai-nilai dasar jurnalistik. Kecepatan teknologi harus diimbangi dengan ketelitian, verifikasi, independensi, dan tanggung jawab moral seorang wartawan.

“AI boleh membantu pekerjaan jurnalistik, tetapi etika, integritas dan tanggung jawab wartawan tidak boleh tergantikan,” menjadi salah satu pesan penting dalam kegiatan tersebut.

Wartawan dituntut tidak hanya mampu menghasilkan berita dengan cepat, tetapi juga memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, kompetensi jurnalistik harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.

Penutupan OKK juga menjadi awal bagi peserta untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan. Wartawan diharapkan mampu menjalankan fungsi pers secara profesional, menjadi penyampai informasi yang kredibel, sekaligus menjalankan kontrol sosial secara bertanggung jawab.

Dengan berakhirnya OKK PWI Sumbar Angkatan I Tahun 2026, para peserta diharapkan membawa semangat baru dalam menjalankan tugas jurnalistik.
OKK bukan sekadar kegiatan orientasi, tetapi menjadi bagian dari proses membangun wartawan yang memiliki kompetensi, menjunjung tinggi etika, serta memiliki integritas dalam menjalankan profesi.

Etika boleh diuji oleh perkembangan zaman, teknologi boleh terus berkembang, tetapi integritas wartawan harus tetap menjadi fondasi utama pers profesional.

(Zulfitri/Kabiro MK News Pasaman).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here