Salamat Simamora buka Sontang Cup 1 ,2026 Dorong pembinaan Generasi Muda.

0
15

Salamat Simamora Buka Sontang Cup I 2026, Dorong Pembinaan Generasi Muda

PASAMAN — Open Turnamen Mini Soccer Sontang Cup I Tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa, 1 September 2026, di Lapangan Hijau Sontang Cubadak, Kecamatan Padang Gelugur, Kabupaten Pasaman.

Turnamen yang mempertemukan para pecinta sepak bola tersebut resmi dibuka oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Salamat Simamora, SE., M.Si. Pembukaan berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat, khususnya generasi muda dan pencinta olahraga di Kecamatan Padang Gelugur.

Sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Nelfri Asfandi, S.Pt., M.Pt, Camat Padang Gelugur Ade Harlien, S.STP., M.Sc, para Wali Nagari se-Kecamatan Padang Gelugur, ninik mamak, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, serta masyarakat setempat pencinta sepakbola.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi gambaran bahwa olahraga tidak sekadar persoalan pertandingan dan perebutan gelar juara. Di tengah masyarakat, turnamen olahraga juga dapat menjadi ruang bertemunya berbagai kelompok, memperkuat silaturahmi, sekaligus membangun kebersamaan.

Dalam sambutannya, Salamat Simamora memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Sontang Cup I dapat terlaksana.
Menurutnya, penyelenggaraan turnamen seperti ini patut didukung karena memberikan ruang yang sehat bagi generasi muda untuk menyalurkan energi, bakat dan kreativitas melalui olahraga.

Ia menegaskan, ukuran keberhasilan sebuah turnamen tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang mengangkat trofi di akhir kompetisi. Lebih jauh dari itu, keberhasilan dapat dilihat dari sejauh mana pertandingan mampu melahirkan semangat sportivitas, persaudaraan dan pembinaan pemain muda.

“Turnamen ini jangan hanya dimaknai sebagai pertandingan untuk mencari juara. Jadikan Sontang Cup sebagai wadah silaturahmi, pembinaan generasi muda dan tempat melahirkan pemain-pemain berbakat,” ujar Salamat.

Ia juga mengingatkan para pemain, official dan pendukung masing-masing tim agar mampu menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.

Menurutnya, rivalitas di lapangan merupakan hal yang wajar dalam sebuah kompetisi. Namun, persaingan tersebut tidak boleh menghilangkan rasa persaudaraan.

“Boleh bersaing, boleh mengejar kemenangan, tetapi sportivitas harus menjadi yang utama. Jangan karena ingin menang, kemudian persaudaraan menjadi rusak,” tegasnya.

Sontang Cup I juga dinilai memiliki arti penting bagi pembinaan olahraga di tingkat nagari. Kompetisi lokal semacam ini dapat menjadi panggung awal bagi pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengukur kemampuan mereka.

Tidak sedikit pemain potensial yang lahir dari kompetisi tingkat nagari dan kecamatan sebelum akhirnya berkembang ke level yang lebih tinggi. Karena itu, turnamen lokal tidak seharusnya dipandang sebelah mata.

Lapangan hijau bukan hanya tempat mempertontonkan kemampuan mengolah bola. Di sana, pemain belajar mengenai disiplin, kerja sama, tanggung jawab, menghormati keputusan wasit, menerima kekalahan dan tetap rendah hati ketika meraih kemenangan.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Karena itu, keberadaan Sontang Cup I diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan olahraga sesaat. Jika dikelola secara konsisten, turnamen ini berpotensi menjadi agenda olahraga tahunan yang mampu memperkuat ekosistem sepak bola di Kecamatan Padang Gelugur.

Dukungan ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Camat Padang Gelugur, para Wali Nagari, ninik mamak dan tokoh masyarakat menunjukkan adanya perhatian bersama terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, khususnya kalangan pemuda.
Sinergi tersebut menjadi modal penting bagi keberlangsungan kegiatan.

Pemerintah dan masyarakat memiliki peran yang sama dalam menciptakan ruang-ruang positif bagi generasi muda.
Di tengah berbagai tantangan sosial yang dihadapi anak muda, kegiatan olahraga dapat menjadi salah satu alternatif untuk membangun kebersamaan sekaligus mengembangkan potensi.

Turnamen juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya berkumpul dalam suasana yang sehat dan penuh semangat persaudaraan.

Panitia penyelenggara berharap seluruh rangkaian pertandingan Sontang Cup I Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan menjunjung tinggi sportivitas.
Seluruh tim peserta diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga mampu menunjukkan karakter dan etika selama kompetisi berlangsung.

Sontang Cup I Tahun 2026 kini resmi bergulir. Dari Lapangan Hijau Sontang Cubadak, kompetisi ini membawa satu pesan sederhana namun penting: sepak bola bukan hanya tentang mencetak gol dan memenangkan pertandingan, tetapi juga tentang membangun persaudaraan.

Dengan dukungan pemerintah, tokoh masyarakat, panitia dan masyarakat luas, Sontang Cup diharapkan mampu menjadi lebih dari sekadar turnamen mini soccer—menjadi bagian dari upaya membangun semangat olahraga dan melahirkan generasi muda yang berprestasi, disiplin serta menjunjung tinggi sportivitas.

(ZUL/Kabiro MK News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here