Kapolda Sumbar Turun ke Lokasi Galogo Solok,300 Personel Gabungan Bergerak.

0
10

Kapolda Sumbar Turun ke Lokasi Galodo Solok,300Personel Gabungan Bergerak.

0
45
    
oplus_32

Kapolda Sumbar Turun keLokasi Galodo Solok,300 Personel Gabungan Bergerak..

    
oplus_32

Kapolda Sumbar Turun ke Lokasi Galodo Solok, 300 Personel Gabungan Bergerak.

oplus_32
oplus_32

Solok — Media Kriminalitas New.Com, 22 September 2026 .

Banjir bandang atau galodo disertai longsor menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam.
Material lumpur, batu, kayu dan longsoran menutup sejumlah akses serta menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Merespons kondisi tersebut, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., turun langsung ke lokasi bencana pada Selasa (22/9/2026). Kehadiran Kapolda untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat, terpadu dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Polda Sumbar mengerahkan sekitar 300 personel gabungan, termasuk personel Satuan Brimob, Samapta dan Polres Solok. Ratusan personel tersebut diterjunkan untuk membantu pencarian warga yang dilaporkan belum ditemukan, melakukan evakuasi serta mempercepat pembersihan material yang menutup akses jalan.

Kapolda Sumbar menegaskan, pencarian dan pertolongan terhadap korban menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana tersebut.

“Yang paling utama nanti kita lakukan adalah pencarian korban dan pendataan kerusakan rumah warga yang ada di sekitar TKP ini,” ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.
Tim Gabungan Fokus Cari Korban
Penanganan bencana dilakukan secara terpadu dengan melibatkan Polri, TNI, BPBD, Basarnas, relawan serta unsur terkait lainnya.

Tim gabungan terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang terdampak galodo untuk mencari warga yang masih dilaporkan belum ditemukan.
Selain pencarian korban, petugas juga melakukan pembersihan material lumpur, batu, kayu dan longsoran yang menutup badan jalan.

oplus_32

Jalur Padang–Solok sempat terdampak akibat material banjir bandang yang menutup badan jalan di kawasan bencana. Upaya pembukaan akses terus dilakukan agar mobilitas masyarakat dan kendaraan penanganan darurat dapat kembali berjalan.

Hingga Selasa (22/9/2026), data mengenai jumlah korban maupun kerusakan masih terus diperbarui karena proses pencarian dan pendataan di lapangan masih berlangsung.
Puluhan Warga Dievakuasi
Petugas gabungan juga membantu mengevakuasi masyarakat yang berada di kawasan terdampak menuju lokasi yang lebih aman.

Sejumlah titik pengungsian telah disiapkan untuk menampung warga terdampak. Kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi bagian dari penanganan darurat.
Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa kepolisian akan menyiapkan posko penanganan serta dapur umum guna mendukung kebutuhan masyarakat, petugas dan relawan selama masa tanggap darurat.

“Kami akan segera membuka dapur umum untuk membantu masyarakat yang terdampak. Seluruh sumber daya yang diperlukan akan kita optimalkan agar penanganan bencana ini dapat berlangsung cepat dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” katanya.
Pos DVI Ante Mortem Dibuka di RSUD Arosuka
Selain pencarian dan evakuasi, Polres Solok juga membuka Pos DVI Ante Mortem di RSUD Arosuka.

Pos tersebut digunakan untuk mendukung proses identifikasi serta pendataan keluarga korban apabila terdapat korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepolisian bersama tim terkait terus melakukan koordinasi untuk memastikan setiap informasi mengenai korban dapat ditangani secara tepat dan terdata.

Masyarakat Diminta Waspada
Kapolda Sumbar mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama mereka yang berada di kawasan perbukitan, bantaran sungai dan lokasi yang masih berpotensi mengalami longsor susulan.

Masyarakat juga diminta tidak mendekati lokasi berbahaya dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama karena kondisi cuaca masih dapat berubah. Jangan memasuki area yang dinilai berbahaya dan ikuti informasi maupun arahan resmi dari petugas,” tegasnya.

Hingga Selasa (22/9/2026), proses pencarian korban, evakuasi warga, pembersihan material, pembukaan akses jalan serta pendataan dampak bencana masih terus dilakukan tim gabungan.

Polda Sumbar memastikan seluruh sumber daya yang tersedia terus dioptimalkan untuk membantu masyarakat serta mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah yang terdampak galodo di Kabupaten Solok.

Ahmad harahap (mk).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here