Berternak Ayam Kampung Unggul Menguntungkan Peternak LOKAL.

0
50

Beternak Ayam Kampung Unggul ” Menguntungkan Peternak Lokal

Pasaman, MK News – Di tengah fluktuasi harga pakan ternak komersial, beternak ayam kampung jenis unggul (seperti jenis Ayam KUB Joper, Ayam Kuntara dan Ayam Mardi, jadi alternatif bisnis yang kian dilirik. Berbeda dengan ayam kampung biasa yang lambat panen, ayam kampung unggul menawarkan pertumbuhan lebih cepat dengan rasa daging yang tetap legit, sehingga margin keuntungan peternak meningkat signifikan.

Salah satu peternak sukses di wilayah Tapus, Kec.Padang Gelugur,Pasaman,
Sumbar, Herman Tasa as Pangeran, membuktikan hal tersebut. Dari kandang belakang rumahnya yang hanya berukuran 6 x 10 meter, ia mampu menghasilkan puluhan ekor ayam siap potong dan Telur ayam kampung konsumsi, setiap minggunya.

“Dulu saya ragu beralih ke ayam kampung unggul karena takut rasanya tidak seenak ayam kampung asli. Ternyata, pasarnya sangat responsif. Konsumen menyukai karena teksturnya kenyal tapi tidak alot, dan waktu panennya lebih singkat, biasanya 2 – 3 bulan sudah bisa dijual dan telurnya ukurannya lebih besar dg nilai gizi yg lebih tinggi dibanding ayam kampung biasa ujar Herman Tasa saat ditemui di kandangnya, Jumat (5/6/2026).

Keunggulan Ekonomis

Menurut data dari Dinas Peternakan setempat, permintaan terhadap ayam kampung unggul terus meningkat, terutama menjelang hari raya keagamaan dan acara adat. Harga jual ayam kampung unggul di tingkat peternak berkisar antara Rp35.000 hingga Rp45.000 per ekor (tergantung bobot), lebih tinggi dibandingkan ayam broiler yang sering kali harganya ditekan oleh biaya operasional tinggi.

Beberapa faktor kunci yang membuat bisnis ini menguntungkan:
1. Pakan Lebih Efisien: Ayam kampung unggul lebih tahan banting dan bisa memanfaatkan pakan alternatif seperti dedak, jagung giling, dan sisa dapur, sehingga menekan biaya produksi hingga 30-40%.
2. Harga Stabil: Tidak seperti ayam ras yang harganya fluktuatif tajam, harga ayam kampung cenderung stabil bahkan naik saat permintaan tinggi.
3. Nilai Gizi Tinggi: Kesadaran masyarakat akan makanan sehat (organic/free-range) membuat ayam kampung unggul menjadi pilihan utama keluarga modern.

Tantangan dan Solusi

Meski menjanjikan, peternak pemula sering menghadapi tantangan berupa serangan penyakit (seperti NCD/Tetelo) dan predator. Untuk itu, penyuluh pertanian setempat, menyarankan agar peternak memperhatikan sanitasi kandang dan vaksinasi rutin.

“Kunci sukses beternak ayam kampung unggul adalah kebersihan dan ketepatan waktu vaksinasi. Selain itu, pemilihan bibit yang berkualitas dari pembibit terpercaya sangat menentukan tingkat keberhasilan panen,” jelasnya.

Dampak Sosial Ekonomi

Berkembangnya usaha ternak ayam kampung unggul juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar, mulai dari penjual pakan, tukang potong ayam, hingga pedagang eceran di pasar tradisional. Banyak ibu rumah tangga yang terbantu perekonomiannya dengan menjual telur ayam kampung unggul yang memiliki harga jual lebih tinggi daripada telur ayam ras.

Dengan modal awal yang relatif terjangkau dan perawatan yang tidak terlalu rumit, beternak ayam kampung unggul terbukti menjadi solusi ekonomi kerakyatan yang tangguh. Pemerintah daerah diharapkan terus memberikan pendampingan teknis dan akses permodalan agar semakin banyak warga yang dapat menikmati manfaat dari “emas hijau” di halaman rumah mereka.

(HT/Redaksi MK News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here