Andre Rosiade Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Sumbar Investasi Rp300 Miliar siap digulirkan.

0
16

Andre Rosiade Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Sumbar, Investasi Rp300 Miliar Siap Digulirkan

PADANG, MK News – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, kembali menegaskan komitmennya untuk mempercepat reaktivasi jalur kereta api (KA) di Sumatera Barat. Dalam kunjungannya ke sejumlah titik strategis di Padang dan sekitarnya, Kamis (4/6/2026), politikus asal Partai Gerindra ini menyatakan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah menyiapkan skema investasi senilai Rp300 miliar untuk tahap awal revitalisasi infrastruktur perkeretaapian di Ranah Minang.

Langkah ini merupakan realisasi dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali transportasi massal berbasis rel sebagai tulang punggung konektivitas daerah yang lebih murah, aman, dan efisien.

Fokus pada Jalur Strategis

Andre Rosiade menjelaskan bahwa reaktivasi tidak hanya terbatas pada jalur wisata seperti Sawahlunto-Muaro Kalaban yang sudah beroperasi, tetapi juga menyasar jalur-jalur potensial lainnya yang selama ini “tidur”. Prioritas utama saat ini adalah perbaikan prasarana di lintasan Padang-Pariaman dan persiapan studi kelayakan untuk jalur Padang-Bukittinggi-Payakumbuh.

“Reaktivasi KA di Sumbar bukan sekadar nostalgia, tapi kebutuhan ekonomi. Kita ingin membuka akses transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Dengan investasi Rp300 miliar ini, kita akan memperbaiki rel, jembatan, dan sistem sinyal yang sudah aus termakan usia,” ujar Andre saat meninjau perlintasan KA di kawasan Kasang, Kecamatan Koto Tangah.

Solusi Isu Keamanan Perlintasan

Selain reaktivasi jalur, Andre juga menyoroti isu keamanan di 54 titik perlintasan sebidang (perpotongan jalan dan rel) di Sumatera Barat. Sebelumnya, sempat muncul kekhawatiran masyarakat terkait penghentian penjagaan manual di beberapa titik akibat efisiensi anggaran.

Menanggapi hal tersebut, Andre memastikan bahwa Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan anggaran khusus untuk menggaji 165 orang petugas penjaga perlintasan di seluruh Sumatera Barat. “Saya sudah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan. Anggaran untuk para penjaga perlintasan ini sudah clear. Keselamatan masyarakat adalah prioritas, tidak ada alasan untuk mengurangi pos pengamanan di titik-titik rawan,” tegasnya.

Andre juga mendorong percepatan pembangunan jembatan layang (flyover) atau underpass di titik-titik padat penduduk untuk mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata

Politikus yang akrab disapa Uda Andre ini meyakini bahwa reaktivasi KA akan memberikan dampak multiplier effect bagi ekonomi lokal. Sektor pariwisata, khususnya di kota tua Sawahlunto dan kawasan pantai Pariaman, diprediksi akan mengalami lonjakan kunjungan wisatawan karena kemudahan akses.

“Bayangkan, wisatawan bisa naik kereta dari Padang ke Sawahlunto dengan nyaman sambil menikmati pemandangan alam. Ini akan menggerakkan UMKM di sepanjang jalur kereta. Kita ingin Sumatera Barat menjadi provinsi pertama di luar Jawa yang memiliki jaringan kereta api aktif yang terintegrasi dengan baik,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut positif inisiatif ini dan berkomitmen untuk membebaskan lahan serta mendukung percepatan konstruksi agar target operasional penuh dapat tercapai dalam dua tahun ke depan.

(HT / Redaksi MK News)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here