Percepatan Revitalisasi Rusun Marunda Cluster C, Target Hunian Layak Huni bagi Warga Jakarta Utara
JAKARTA UTARA, MK News – Pekerjaan fisik revitalisasi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusun) Marunda, khususnya di Cluster C, kini tengah memasuki tahap krusial. Proyek yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) ini bertujuan meningkatkan kualitas hunian bagi ribuan warga binaan di wilayah pesisir Jakarta Utara.
Berdasarkan pantauan tim MK News di lokasi, aktivitas konstruksi terlihat padat dengan pengerahan sejumlah alat berat dan tenaga kerja. Fokus utama pekerjaan saat ini meliputi penyelesaian struktur bangunan, instalasi utilitas dasar, serta penataan lingkungan internal cluster.
Fokus Pekerjaan Fisik Tahap Ini
Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Proyek Revitalisasi Rusun Marunda menjelaskan bahwa pekerjaan di Cluster C memiliki beberapa poin prioritas:
1. Penguatan Struktur Bangunan: Melakukan perbaikan dan penggantian elemen struktur yang mengalami degradasi akibat usia bangunan dan paparan udara laut yang tinggi.
2. Instalasi Mekanikal Elektrikal (ME): Pemasangan jaringan listrik baru yang lebih aman, sistem perpipaan air bersih dan limbah yang terintegrasi, serta ventilasi udara yang memadai untuk setiap unit hunian.
3. Penataan Fasilitas Umum: Pembangunan area terbuka hijau, jalur pedestrian yang aman, serta fasilitas sosial seperti pos keamanan dan area bermain anak.
“Kami menargetkan progres fisik mencapai minimal 25% dari kontrak Kontruksi Fase 1 pada akhir kuartal ini. Kualitas material yang digunakan telah disesuaikan dengan standar ketahanan terhadap korosi air laut,” ujar narasumber dari pihak pelaksana proyek kepada MK News, Sabtu (20/6).
Dampak Sosial bagi Warga Binaan
Revitalisasi Cluster C diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal yang layak bagi ratusan Kepala Keluarga (KK) yang sebelumnya menempati unit dengan kondisi memprihatinkan. Program ini juga mencakup sosialisasi tata kelola rusun agar warga dapat menjaga keberlanjutan fasilitas pasca-revitalisasi.
Salah seorang warga binaan, Budi Santoso (45), menyambut baik percepatan pekerjaan tersebut. “Kami sudah lama menunggu perbaikan ini. Semoga setelah selesai, kami bisa tinggal dengan lebih nyaman dan sehat,” katanya.
Tantangan dan Solusi
Pelaksanaan proyek di kawasan pesisir seperti Marunda menghadapi tantangan khusus, termasuk cuaca ekstrem dan keterbatasan akses logistik. Pihak kontraktor menyatakan telah menerapkan metode kerja shift dan manajemen rantai pasok yang ketat untuk memastikan target waktu terpenuhi tanpa mengorbankan keselamatan kerja.
Target Penyerahan Kunci
Pemerintah DKI Jakarta menargetkan serah terima kunci unit hunian di Cluster C dapat dilakukan bertahap mulai awal Desember 2027 hingga rampung sepenuhnya pada tahun 2030, setelah melalui tahap uji kelayakan fungsi bangunan. Revitalisasi ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk menyediakan hunian vertikal yang manusiawi dan terjangkau bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
(HT/Redaksi MK News)




















