WARGA MEMINTA CAMAT SUKARAJA MENERTIBKAN CAFE CAFE YANG ADA DI CIKUNING KOTA BOGOR.

0
503

Bogor .MK.NEWS.COM. – maraknya tempat tempat hiburan yang mempekerjakan wanita wanita  di bawah umur jadi perbincangan setiap hari di masyarakat yang resah akibat setiap malam ramai keluar masuk kendaraan bermotor roda  dua dan roda empat.

ketika MK.NEWS.COM.mendatangi lokasi Sabtu 2 januari 2021 hanya ada beberapa motor dan mobil parkir seorang ibu yang mengaku bernama neng yang sehari hari berjualan di pasar Ciluar  juga merasakan keresahan nya akibat banyaknya  orang masuk mabuk minuman setiap malam di lokasi dua raja menurut neng ini lokasi sampai sekarang kami tidak tau siapa yang punya tapi bebas aja orang buka usaha jualan apa saja tidak ada yang melarang ada jualan miras ada tempat hiburan karaoke  ada yang main kartu jadi dua raja ini udah kayak tempat maksiat tidak ngerti kami ini Rt , Kades, camatnya diam aja ujar neng .
Saat di temui Iwan  tokoh pemuda Sukaraja seusai sholat Jumat  mengatakan memang ini sudah banyak yang keberatan dengan adanya tempat tempat hiburan liar di desa ci kuning ini, beberapa kali saya menemui kepala desa cikuning tapa kades nya tidak ada di kantornya ujar Iwan .masih menurut Iwan . Yang paling menyedihkan kami warga ci jujung di samping nya ada Rumah ibadah . Memang saya orang Muslim. Tetapi secara   Pribadi saya tidak terima adanya Cafe cafe liar itu di samping rumah ibadah terlepas itu siapa pemilik cafe cafe itu yang jelas itu harus di usir dan ditutup ujar Iwan yang sehari hari sering memberikan pengarahan  kepada rekan rekan nya di lokasi. Manurung saat di temui Rudi.S. warga desa ci jujung .Sukaraja seusai menjalankan kebaktian  tahun baru  mengatakan mengatakan memang ini sudah kelewatan petugas petugas di kecamatan  padahal ada kasi Trantib ada  tapi  di biarkan saja terus tidak ada tindakan bahkan baru baru ini ada keributan antar mereka penjual miras dan pemilik cafe, sampai anak saya tidak berani lewat situ mau sekolah . beberapa warga memang pernah mendatangi saya meminta saya melaporkan nya ke Bupati Bogor .dan mudah mudahan  dalam bulan ini laporan kami di tanggapi.ujar anton putra kelahiran bogor.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here