
*Dinegara Ini Penjahat Diwajibkan Bertani Bukan Dipenjara, Penjara Disulap menjadi ruang kreativitas, pekerjaan, dan harapan.*
Itulah yang terjadi di Burkina Faso, ketika Presiden Ibrahim Traore meluncurkan reformasi peradilan yang luas, memberikan kesempatan kepada para tahanan untuk bekerja di bidang pertanian dengan imbalan mengurangi hukuman mereka: kerja sebulan sama dengan remisi tiga bulan hukuman.

Ide ini bukan hanya mengurangi hukuman, tetapi untuk secara aktif memberdayakan narapidana, dengan mengajarkan mereka keterampilan pertanian berkelanjutan termasuk irigasi, mengolah tanah, perawatan tanaman, dan bahkan cara-cara untuk memasarkan produksi pertanian.
Tujuannya juga bukan sekedar untuk individu napi, tapi untuk melayani seluruh masyarakat, pertanian yang dikelola napi turut berkontribusi meningkatkan ketahanan pangan nasional..,..selengkapnya klik _https://www.facebook.com/groups/2330174587253468/permalink/4229407157330192/?mibextid=rS40aB7S9Ucbxw6v_


![]()

















