Diguyur Hujan Dan Lumpur Grasstrack Piala Kapolres Pasaman Barat 2025 Tetap Bergemuruh.

0
236

Pasaman, mediakriminalitasnews
16/12/2025

Deru mesin bercampur percikan lumpur menjadi saksi ketangguhan para pembalap di ajang Grasstrack Piala Kapolres Pasaman Barat 2025. Kejuaraan balap motor bergengsi yang digelar Polres Pasaman Barat ini resmi berakhir dengan sukses, meski alam menghadirkan ujian berat berupa hujan lebat yang mengguyur sirkuit tanpa henti.

Event yang berlangsung selama dua hari, Sabtu (13/12) hingga Minggu (14/12/2025), menjelma menjadi tontonan penuh adrenalin sekaligus magnet besar bagi pecinta otomotif dan masyarakat Pasaman Barat. Ribuan pasang mata tak beranjak, menyaksikan para pembalap berjibaku menaklukkan lintasan licin dan berlumpur.

Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., menyebut kejuaraan ini sebagai simbol kebersamaan dan semangat pantang menyerah.

“Kesuksesan kegiatan ini adalah hasil kekompakan semua pihak. Terima kasih kepada sponsor, tokoh masyarakat, panitia, dan seluruh elemen yang terlibat. Tanpa kebersamaan, ajang ini tidak mungkin terlaksana,” ujar Kapolres usai penutupan, Minggu (14/12).

Hujan Deras Tak Padamkan Nyali Pembalap

Hari kedua perlombaan menjadi puncak drama. Hujan deras mengubah lintasan menjadi kubangan lumpur licin. Motor-motor melintir, pembalap terjatuh, namun satu per satu kembali bangkit. Tidak ada yang mundur. Sorak penonton justru kian menggema setiap kali pembalap berhasil keluar dari jebakan lumpur.

Kapolres Pasaman Barat memberikan apresiasi khusus atas mental baja para peserta.

“Di tengah hujan lebat dan lintasan ekstrem, mereka tetap bertarung dengan penuh semangat. Inilah wajah sejati olahraga otomotif—keberanian, daya juang, dan sportivitas,” ungkapnya.

Lebih dari Sekadar Adu Kecepatan

Bagi AKBP Agung Tribawanto, Grasstrack Piala Kapolres bukan hanya tentang siapa tercepat mencapai garis finis. Di balik kerasnya lintasan, tumbuh nilai kebersamaan dan solidaritas.

Ia pun memberikan pesan penuh makna kepada para pembalap, baik yang berdiri di podium maupun yang harus puas di belakang layar.

“Bagi para juara, ini adalah buah dari kerja keras. Bagi yang belum berhasil, jangan patah semangat. Kegagalan hari ini adalah pijakan untuk kemenangan esok,” pesannya.

Deru Mesin, Perekat Solidaritas

Lebih jauh, Kapolres menegaskan bahwa ajang ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, menjauhkan diri dari aktivitas negatif, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Di balik deru mesin dan lumpur yang membalut lintasan, ada semangat persaudaraan dan kepedulian. Inilah makna sesungguhnya dari kejuaraan ini,” pungkasnya.

Grasstrack Piala Kapolres Pasaman Barat 2025 pun resmi ditutup, meninggalkan jejak lumpur, sorak kemenangan, dan harapan besar agar ajang ini terus bergulir sebagai ikon olahraga otomotif di Pasaman Barat.

WWW.MEDIAKRIMINALITAS.NEWS.COM

2025.PEWARTA.MK.

(Ade Putra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here