Home AGAMA Aktivitas PETI diduo koto Rusak Lahan Warga, Alat berat eks Anggota DPRD...

Aktivitas PETI diduo koto Rusak Lahan Warga, Alat berat eks Anggota DPRD Pasaman Barat diduga jadi Pemicu.

0
103

Aktivitas PETI di Duo Koto Rusak Lahan Warga ,Alat Berat eks Anggota DPRD Pasaman Barat diduga jadi Pemicu.

0
4
    

Aktivitas PETI di Duo Koto Rusak Lahan Warga, Alat Berat Eks Anggota DPRD Pasaman Barat Diduga Jadi Pemicu.

media kriminalitas news.com.


PASAMAN,…… – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, kian meresahkan. Selain merusak ekosistem, kegiatan ilegal ini kini secara nyata menghancurkan mata pencaharian warga setempat. Sawah dan perkebunan milik masyarakat dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat pengoperasian alat berat secara masif.

Berdasarkan investigasi dan pengakuan sejumlah narasumber di lapangan, aktivitas pengerukan lahan tersebut diduga kuat menggunakan alat berat ekskavator milik seorang pria berinisial Dimas. Sosok Dimas sendiri santer disebut-sebut sebagai mantan Anggota DPRD Pasaman Barat yang kini berdomisili di wilayah yang sama.

“Kami masyarakat kecil hanya bisa mengeluh. Sawah dan kebun yang menjadi tumpuan hidup kami rusak oleh aktivitas (PETI) ini. Kami mendengar alat berat yang beroperasi itu milik Dimas, yang katanya mantan anggota dewan di Pasaman Barat,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.

Keterlibatan alat berat milik mantan pejabat publik dalam aktivitas ilegal ini memicu sorotan tajam. Masyarakat menilai, sebagai orang yang pernah duduk di kursi pemerintahan, yang bersangkutan seharusnya memberikan contoh penegakan hukum, bukan justru diduga memfasilitasi kerusakan lingkungan melalui aktivitas tambang tak berizin.

Hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Dimas selaku pemilik alat berat yang dimaksud. Namun, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau klarifikasi resmi terkait keberadaan alat beratnya di lokasi PETI Kecamatan Duo Koto tersebut.

Warga berharap aparat penegak hukum dan pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas tanpa pandang bulu, terutama terhadap para pemilik modal dan penyedia alat berat yang menjadi aktor utama di balik maraknya PETI di Kabupaten Pasaman.

Ahmad harahap@.MK.NEWS.COM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here