Camat Tapos Hadiri Launcing D’ Stunting Menara

0
518

Depok.

Pemantau berita kriminalitas politik dan pendidikan.www.mediakriminalitas news com

Pada hari Jumat (4/3/2022) Kecamatan Tapos me-launching program Depok Sukses Bebas Stunting Memujudkan Depok Ramah Anak (D’Sunting Menara) secara serentak di 7 kelurahan, sementara lokus kegiatan dipusatkan di Posyandu RW 22 Kelurahan Cilangkap.

Hadir pada acara tersebut Bunda Ely Farida selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Depok sekaligus penggagas gerakan DSunting Menara sebagai gerakan bersama antara unsur pemerintah dan non pemerintah berkolaborasi menjadikan Kota Depok bebas Stunting.

Acara tersebut terasa semakin lengkap dan semarak karena dihadiri pula Abdul Mutholib Camat Tapos, Siti Mariyam Ketua TP PKK Kecamatan Tapos, Ade Firmansyah dan Mohammad Taufik Anggota DPRD Kota Depok, Kepala Puskesmas Cilangkap, Ketua FKKS Tapos, Ketua LPM, BKM, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Cilangkap, para Kader PKK, serta para Ketua RW se Kelurahan Cilangkap.

Teguh Santoso Lurah Cilangkap didampingi Nur Aisah Ketua TP PKK dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh steakholders yang turut serta menyukseskan launching D’Sunting Menara di Kecamatan Tapos.

“Kesuksesan kegiatan hari ini menjadi bukti jika kita kompak dan saling berkolaborasi maka insya Allah dapat kita laksanakan, dan Alhamdulillah untuk mengawal kegiatan ini hingga 2 bulan ke depan kita memiliki bekal dana sebesar Rp 40 juta” jelasnya

Sementara itu Abdul Mutolib dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Lurah Cilangkap dan seluruh jajaran dan para pihak yang turut menyukseskan gerakan bersama membebaskan Kita Depok dari stunting, khususnya di Kecamatan Tapos.

Pada kesempatan tersebut Abu sapaan Camat Tapos di hadapan Bunda Paud Kota Depok menguraikan terkait jumlah anak penderita stunting di kecamatan Tapos yang data awal berjumlah 690 anak setelah dilakukan validasi data berkurang cukup signifikan hingga 51% atau tersisa 340 anak.

Bunda yang 340 anak rinciannya adalah Kelurahan Cilangkap 72 anak, Cimpauen 51 anak, Tapos 26 anak, jati Jajar 41 anak, Sukamaju Baru 95 anak, Leuwinanggung 19 anak dan Kelurahan Sukatani 36” urai Abu

Bunda Ely Farida dalam arahannya memuji kerja cerdas dan kerja keras Lurah Cilangkap bersama Tim yang luar biasa dalam menyiapkan acara lauching d’sunting menara, ia pun merasa terharu atas ikhtiar yang telah dilakukan. Bunda Ely Farida yang juga bunda Literasi Kota Depok bercerita bagaimana tekad dan semangat ketika awal program ini diluncurkan hingga muncul inovasi Ocan Bananas sebagai sarana pengantar makanan untuk anak-anak penderita stunting.

“Alhamdulillah saya bisa melihat dapur tempat memasak dan menyiapkan makanan, kemudian berbonceng Ocan sempat mengantar makanan ke ananda penderita stunting, ini hal yang luar biasa” ungkapnya

Bunda Ely Farida mengungkapkan jika saja anak-anak stunting kita biarkan tentu ada kekhawatiran akan ada generasi yang lemah yang tidak siap bersaing dengan generasi yang sebaya dengan mereka.

“Program d’sunting menara akan berbuah hasil 20-30 tahun yang akan datang, kita akan menyaksikan generasi yang tumbuh sehat dan cerdas, Insya Allah” Tutup Bunda Genre Kota Depok.

Pemantau berita kriminalitas politik dan pendidikan.www.mediakriminalitas news com

(RED/NW/YD)

EDITOR : JIMY A

COPYRIGHT2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here