PANGKAL PINANG DAN BANGKA BELITUNG KISAH WOOOOOW

0
364

(MK.NEWS.COM)PANGKAL PINANG BANGKA NYAMAN TENANG DAN PENUH PERNAK PERNIK PERSAUDARAAN…by.sas👅 Jangan ngomong toleransi, jangan ngomong pengertian, jangan ngomong adventure kalau belum menginjak Pangkal Pinang dan Bangka termasuk di dalamnya Belitung tempat kelahiran AHOK sang legend Pejuang Kebenaran. Itulah yang terbersik di cpu atau memory atau otak ku. Do you know ? Kisahnya (ya ileh pake kisah nih yeee😄). Lebaran 2017 membuat jenuh di rumah saja . Bayangkan liburannya 10 hari guys. Bete kan…10 hari mau ngapain aja ? Tanpa perencanaan dan setelah sepakat aku ke travel samping rumah minta beli tiket ke Bangka untuk penerbangan Pangkal Pinang. Tapi sayang sudah habis. Terus berpindah ke travel besar di CCM (Cibinong City Mall) dan penerbangan besok masih ada sheet. Setuju dan pulang 3 hari kemudian. Mobil pun harus menginap di Bandara Cengkareng. Wow wonderful Pangkal Pinang yg terlihat indah dari udara begitu juga lautnya. Ok pak 48 jam sewa mobil (lepas kunci) Rp. 550 rb. Begitulah rental berkata di bandara Pangkal Pinang sambil menyerahkan kunci mobil. Bertujuh sekeluarga dalam mobil cukup nyaman dan legalah. Setelah rental menjelaskan tempat wisata kamipun memburu Pantai Matras yang begitu indah dan dekat lagi dari Bandara. Airnya sangat biru, pasirnya mengeluarkan bunyi gesekan suara yang enak didengar kuping. Disini kita menghabiskan waktu 3 jam. Tapi kesannya luar biasa indahnya. Di tengah lautnya banyak kapal kapal pengeruk pasir. Karena pasir dari Pangkal Pinang Bangka termasuk terbaik kualitasnya di dunia. Pasir ini biasanya menjadi bahan baku utama untuk membuat kaca. Pangkal Pinang Bangka juga termasuk penghasil timah terbesar di dunia tapi itu dulu. Sekarang bekas bekas galian timah itu ditinggal begitu saja. Tapi keajaiban muncul karena air yang tergenang dibekas galian timah penuh warna yang sangat indah, mempesona dan menjadi ikon baru tempat wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan. Walau sebagian besar adalah wisatawan domestik dan berbanding terbalik dengan Bali dimana wisatawan asing mendominasi tempat tempat di seantero Bali. Setelah 3 jam kita berpindah ke pantai satu lagi. Disini paling heboh karena keponakan datang. terkaget kaget dan penuh keheranan sambil teriak wow keluarga back packer. Datang ngak bilang bilang langsung bikin surprise besar aja. Cipika cipiki kembali ke tepi pantai untuk menatap keindahan lautnya sambil minum kelapa muda utuh. Maknyos top markotop lah pokoknya. Menjelang malam kami kembali ke Pangkal Pinang dan Ponakan sudah menyiapkan penginapan. Tapi kami tidak mau merepotkan, walau ponakan sendiri dan itu motto kami. Ditempat lain juga kami begitu. Malamnya kami keliling keliling melihat keindahan Kota Pangkal Pinang. Sangat mantapkan guys. Penginapannya sangat bagus, bersih dan pelayanannya ramah. Hanya Rp. 200 rb per kamar per malam. Kalau dilihat Pangkal Pinang, Belitung Bangka seperti sudah siap menerima kunjungan para wisatawan. Kokok ayam dan suara burung di alam yang begitu merdu membangunkan kita. Semua pada berkemas untuk melanjutkan adventure mengobok obok Pangkal Pinang Bangka. Ponakan membawa kami serapan. Jangan lewat jam 9 serapannya, anda bisa kagak kebagianvguys. Kalau itu terjadi anda harus menunggu jam makan siang. Mie kuah atau pangsit adalah ciri khas serapan di Pangkal Pinang. Jenis serapan, waktu serapan dan Persaudaraan menjadi ciri khas unik Pangkal Pinang dan Bangka secara umum. Ayo pesan tiket Guys rasakan keunikan Pangkal Pinang ini. Dikomandoi Ponakan kami menuju Danau Kolin. Danau Kolin adalah keindahan buatan karena bekas galian timah. Habis timah dikeruk ditinggal begitu saja. Tapi aneh bin ajaib muncul keindahan warna air yang begitu mempesona dan menakjubjan. Lokasi ini menjadi ikon baru Parawisata Pangkal Pinang. Tapi sayang jalan menuju lokasi masih banyak yang rusak. Alangkah baiknya Pemerintah Pusat mengambil alih untuk membangun infra struktur Parawisata etc Pangkal Pinang. Menjelang sore kami langsung menuju Peternajan Penyu. Peternakan Penyu ini sangat besar dan banyak dikunjungi orang. Bisa dikatakan ini menjadi spot wisata baru Pangkal Pinang. Malamnya kami dijamu Ponakan dinner di restoran yang sangat ramai pengunjungnya. Berbagai macam menu makanan tersaji diatas meja. Rasanya uenaaak tenan, top markotop, pokoke tambo cieeek. Suasana makannya seakan kita berada di Taiwan, Seoul, Saigon, Hongkong hingga Tokyo. Pokoknya kenyang bangat dah. Eng ieng kamipun tertidur pulas di pengipan. Kuk kuruyuuuk ternyata kami harus kembali bangun untuk kembali mengobok obok ke unikan Bangka. Terutama keunikan Persaudaraan yang sangat jarang ditemukan di Indonesia bahkan dunia. Paman, sudah ratusan tahun dan tidak tahu siapa pencetus ide pertamanya. Bahwa pada perayaan Natal, Tahun Baru, Imlek etc semua pintu rumah se Propinsi Bangka di buka untuk menjamuh makan bagi siapapun, termasuk yang tidak dikenal sama sekali. Wow amazing Persaudaraan di Bangka, penuh warna warni. Melihat keunikan yang dimiliki Bangka dalam Persaudaraan tidak salah Ponakan saya (anak kakak perempuan) mau pindah bersama suaminya yang orang Cina ke Pangkal Pinang sebagai tempat kelahirannya. Sejak di Jakarta mereka adalah pasangan milineial yang aktif bekerja di ladang Tuhan. Mereka juga sedang mengagas usaha baru sambil mengajar di sekolah Internasional. Tapi semua itu mereka tinggalkan dengan satu alasan, kita kembali ke Pangkal Pinang untuk membangun pendidikan disana. Disana masyarakat banyak perlu bantuan pendidikan. Walau berbeda jauh kondisi kesejahteraan hidup dibanding Jakarta. Tapi itulah, tiada yang mustahil bagi Tuhan. Kalau sepenuh hati dan dalam Kasih Tuhan melakukannya maka menjadi indah pada waktunya. Persaudaraan unik di semua Propinsi Bangka bak pernak pernik asesoris untuk dikenang sepanjang hidup. Pesan ticket brosis buktikan sendiri. Kami sudah mengalami. Ponakan pun membawa kami Lebaran ke berbagai rumah dan semua rumah rumah yang kami lalui pintunya terbuka. Bangka ternyata punya keunikan khusus. Brosis datanglah ke Pangkal Pinang, Belitung Bangka dan jadikan itu tempat wisata baru dan investlah disana. Bangka bisa seperti Seoul, Taiwan, Hongkong, Saigon hingga Tokyo dimasa depan. Percayalah itu akan terjadi. Kamipun dibawa Ponakan ke rumah mertuanya. Wow penyambutannya luar biasa, ramah, akrab dan dipenuhi berbagai macam suguhan makanan ciri khas Bangka. Pokoknya pertemuan itu sangat bersahaja dan penuh Persaudaraan. Memang benar Bangka punya keunikan tersendiri. Tak pandang bulu semua tamu dilayani bak Raja. Modal seperti ini adalah bisa mendatangkan wisatawan cepat ke Bangka. Tinggal bagaimana Pemda dan masyarakat saling kerjasama untuk mempromosikan Propinsi Bangka adalah tempat wisata yang sang baik. Anda di Bangka anda merasa seperti di surga dan dilayani bak seorang Raja. Menunggu penerbangan kembali ke Jakarta masih ada waktu 5 jam lagi. Kamipun menghabiskan waktu di Taman Pasir Padi. Pantainya luar biasa bagusnya. Taman nya tertata rapih dan banyak spot spot photo Selfi. Tidak jauh dari Taman ini terdapat juga Real Estate Ciputra lengkap dengan ruko tukonya. Semua yang sangat mewah tapi harga sangat murah. Ayo apalagi terbanglah ke Bangka. Lihat sendiri dan nikmati ikon ikon wisatanya. Tak terasa 1.5 jam menjelang keberangkatan kembali ke Jakarta kami pun meninggalkan Taman Pasir Padi yang penuh kenangan indah. Photo photo dan makanannya yang super enak begitu juga buah buahannya. Itulah kenangan indah 4 tahun lalu. Kita akan kembali membuat. jadwal berwisata ke Bangka. Moga moga Covid-19 cepat berlalu. Please God..

COPYRIIGHT2021.

WWW.MEDIAKRIMINALITASNEWS.COM.

(SHARIL/RED..)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here